Langsung ke konten utama

CONTOH RPP SMK KURIKULUM 2013 TERBARU JURUSAN TBSM


1. HAKIKAT RPP
Menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar.
Selanjutnya menurut Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 lampiran IV tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran, tahapan pertama dalam pembelajaran menurut standar proses adalah perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan peyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu mengacu pada silabus.
Sementara itu menurut Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar, RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemua atau lebih. RPP dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran siswa dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).
Setiap pendidik pada suatu pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. RPP disusun berdasarkan KD atau subtema dan dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.
Pengembangan RPP dapat dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan RPP dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun berkelompok dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) di gugus sekolah, di bawah koordinasi dan supervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan. Kurikulum 2013 untuk Sekolah Dasar merupakan pendekatan pembelajaran Tematik Terpadu dari kelas I sampai kelas VI.

2. PRINSIP PENGEMBANGAN PROFESI
Pengembangan RPP mengikuti prinsip-prinsip berikut:
Baris isi
1. RPP merupakan terjemahan dari ide kurikulum yang berdasarkan silabus yang telah dikembangkan pada tingkat nasional ke dalam betuk rancangan proses pembelajaran untuk direalisasikan dalam pembelajaran.
2. RPP dikembangkan sesuai dengan yang dinyatakan dalam silabus dengan kondisi pada satuan pendidikan baik kemampuan awal peserta didik, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan emosi, maupun gaya belajar.
3. RPP mendorong partisipasi aktif peserta didik.
4. RPP sesuai dengan tujuan Kurikulum 2013 untuk menghasilkan peserta didik yang mandiri dan tak berhenti belajar.
5. RPP mengembangkan budaya membaca dan menulis.
6. Proses pembelajaran dalam RPP dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam bentuk tulisan.
7. RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, remedi, dan umpan balik.
8. RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI dan KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belalajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
9. RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.



Kali ini clubsotomotif menghadirkan beberapa hasil kerja untuk Rencana Pembelajaran sebagai referensi untuk membimbing siswa di dalam kelas. RPP ini sebagai bahan tambahan sekalian untuk nanti disesuaikan dengan jam pelajaran ataupun kegiatan yang belum masuk di RPP saudara. silakan disimak

Berikut kami berikan contoh RPP untuk pembelajaran di SMK jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Anda dapat mengkopi atau mendiskusikan beberapa komponen dari RPP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

NamaSekolah                        :  SMK
Mata Pelajaran                      :  Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi                 :  OPKR 20-014B
Kelas / Semester                   :  II /3
Standar Kompetensi                        :  Pemeliharaan/ Servis Sistem Bahan Bakar Bensin
Kompetensi Dasar                :  Membongkar, merakit dan menyetel karburator
Alokasi Waktu                       :  18 jam pelajaran.
KKM                                       :  76,6
Indikator                                 :
·         Dapat membongkar karburator secara berurutan
·         Dapat menyetel karburator sesuai spesifikasi pabrik (dengan acuan buku manual)
·         Dapat merakit komponen karburator secara berurutan
·         Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan karburator selama 90 menit.

A.   Tujuan Pembelajaran :
  1. Siswa dapat membongkar karburator secara berurutan
  2. Siswa dapat melakukan penyetelan karburator sesuai spesifikasi pabrik
  3. Siswa dapat melakukan perakitan karburator secara berurutan
  4. Siswa dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan karburator selama 90 menit.

B.   Materi Pembelajaran  :
  1. Prinsip kerja sistem bahan bakar bensin
  2. Komponen/sistem bahan bakar bensin yang perlu dipelihara
  3. Data spesifikasi pabrik (spesifikasi dan limit pemakaian komponen dan penyetelan)
  4. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/system bahan bakar bensin sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

C.   Metode Pembelajaran :
  1. Demonstrasi
  2. Latihan (Praktek)
  3. Pemberian tugas praktek.
  4. Evaluasi praktek

D.   Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Perkenalan dengan siswa
3)    Memberikan motivasi terkait pentingnya penguasaan bongkar pasang, dan penyetelan karburator
4)    Penjelasan kegiatan selama satu semester
5)    Penjelasan tentang nama, fungsi dan prinsip kerja komponensistem bahan bakar bensin.
6)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek



b.    Kegiatan inti
1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 7-8-9-1-2-3-4-5-6
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Mengevaluasi latihan praktek siswa
2)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait dengan kompetensi yang akan diajarkan
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama
b.    Kegiatan inti
1)    Melanjutkan praktek sesuai kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama.
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Evaluasi praktek
4)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Evaluasi praktek
2)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Ketiga dan seterusnya
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi praktek
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 8-9-1-2-3-4-5-6-7)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

E.    Alat dan Bahan Ajar :
1.    Pompa bahan bakar mekanik
2.    Alat-alat tangan/kunci-kunci yang tepat, nampan
3.    Obeng (+) dan (-)
4.    Karburator
5.    Bak Alat

F.    Sumber belajar :
·         Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.
·         Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990
·         PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR.  JAKARTA
·         Job sheet Praktek Sistem Bahan Bakar Bensin Teknik Mekanik Otomotif SMK 2009

G.   Penilaian :
  • Ujian Praktek
  • Uji Kompetensi


  



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

Nama Sekolah                       :  SMK
Mata Pelajaran                      :  Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi                 :  OPKR 20-017B
Kelas / Semester                   :  II /3
Standar Kompetensi                        :  Pemeliharaan/ Servis Bahan Bakar Diesel 
Kompetensi Dasar                :  Membongkar, memasang dan menyetel injektor pada pompa
   injeksi inline
Alokasi Waktu                       :  18 jam pelajaran.
KKM                                       :  76,6
Indikator                                 :
·         Dapat melakukan pembongkaran nosel dengan benar
·         Dapat melakukan pembongkaran pompa injeksi in line dengan benar sesuai SOP (Standar Operasional prosedur)
·         Dapat melakukan penyetelan nosel sesuai spesifikasi pabrik
·         Dapat melakukan penyetelan pompa injeksi inline (jumlah dan tekanan penginjeksian) sesuai spesifikasi pabrik
·         Melakukan perakitan tekanan penginjeksian pada injektor dengan benar
·         Melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan nosel selama 20 menit.
·         Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan pompa injeksi inline selama 90 menit

A.   Tujuan Pembelajaran :
Pada akhir kegiatan praktik diharapkan siswa dapat :
  1. Melakukan pembongkaran nosel dengan benar
  2. Melakukan pembongkaran pompa injeksi inline dengan benar sesuai SOP (Standar Operasional prosedur)
  3. Melakukan penyetelan tekanan penginjeksian pada injektor sesuai spesifikasi pabrik
  4. Melakukan penyetelan pompa injeksi (jumlah dan tekanan penginjeksian) sesuai spesifikasi pabrik
  5. Merakitan injektor dan pompa injeksi inline dengan benar
  6. Melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan injektor selama 20 menit.
  7. Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan pompa injeksi selama 90 menit.

B.   Materi Pembelajaran  :
  1. Nama, fungsi dan prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel
  2. Sistem dan komponen/sistem bahan bakar diesel yang perlu dipelihara
  3. Data spesifikasi pabrik
  4. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen/sistem bahan bakar diesel sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

C.   Metode Pembelajaran :
  1. Demonstrasi
  2. Latihan (Praktek)
  3. Pemberian tugas praktek.
  4. Evaluasi praktek


D.   Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Perkenalan dengan siswa
3)    Memberikan motivasi pentingnya penguasaan kompetensi bongkar, pasang dan menyetel pompa injeksi inline dan injektor  
4)    Penjelasan tentang kompetensi yang akan dilaksanakan
5)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 8-9-1-2-3-4-5-6-7
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum hasil kerja (kegiatan praktik) siswa
2)    Pemberian informasi tentang pertemuan berikutnya
3)    Menutup kegiatan praktik dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberi motivasi terkait kompetensi praktek yang akan dipelajari
3)    Penjelasan singkat tentang isi praktek
4)    Memberikan arahan K3
5)    Membagi kelompok praktek        
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek melanjutkan kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan 1
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum hasil kerja (kegiatan praktik) siswa
2)    Pemberian informasi tentang pertemuan berikutnya
3)    Menutup kegiatan praktik dengan berdo’a

Pertemuan Ketiga dan seterusnya
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi unjuk kerja siswa terkait praktek yang telah dilakukan
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memeberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 9-1-2-3-4-5-6-7-8)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a






E.    Alat dan Bahan Ajar :
1.    Pompa injeksi inline dan nosel (injektor)
2.    Tool set
3.    Set kunci Sok
4.    SST pelepas poros nok pompa injeksi inline
5.    Set kunci nipel
6.    Pengetes kompresi dan tekanan injector
7.    Majun
8.    Solar
9.    Cincin perapat untuk injector

F.    Sumber belajar :
  • Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.
  • Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990
  • PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR.  JAKARTA
  • Job sheet Praktek Pemeliharaan/Servis Bahan Bakar Diesel Teknik Mekanik Otomotif SMK 2009

G.   Penilaian :
  • Ujian Praktek
  • Uji Kompetensi
  



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

Nama Sekolah                       :  SMK
Mata Pelajaran                      :  Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi                 :  OPKR 10-001B
Kelas / Semester                   :  II /3
Standar Kompetensi                        :  Perbaikan Sistem Pendingin dan Komponen-Komponennya
Kompetensi Dasar                :  -    Memelihara dan memeriksa sistem pendinginan
-       Tune up motor bensin
Alokasi Waktu                       :  18 jam pelajaran.
KKM                                       :  76,6
Indikator                                 :
·      Dapat memeriksa dan memperbaiki sistem pendinginan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur)
·      Dapat melakukan tune up motor bensin sesuai dengan SOP, K3 dan data spesifikasi pabrik yang tertera pada buku manual.

A.   Tujuan Pembelajaran :
Pada akhir kegiatan praktek siswa diharapkan dapat :
  1. Dapat memeriksa dan memperbaiki sistem pendinginan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur)
2.    Dapat melakukan tune up motor bensin sesuai dengan SOP, K3 dan data spesifikasi pabrik yang tertera pada buku manual

B.   Materi Pembelajaran  :
  1. Konstruksi dan prinsip kerja sistem pendinginan, baterai, pengapian, sistem bahan bakar bensin
  2. Analisa kerusakan dan penggantian/perbaikan sistem pendinginan
  3. Pemeriksaan dan pengujian komponen sistem pendinginan, baterai, pengapian, sistem bahan bakar bensin
  4. Data spesifikasi pemeriksaan dan pengujian kendaraan
  5. Standar prosedur keselamatan kerja

C.   Metode Pembelajaran :
  1. Demonstrasi
  2. Latihan
  3. Pemberian tugas praktek.
  4. Evaluasi praktek

D.   Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait pentingnya penguasaan bongkar pasang, dan penyetelan karburator
3)    Penjelasan tentang nama, fungsi dan prinsip kerja komponensistem bahan bakar bensin.
4)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 6-7-8-9-1-2-3-4-5
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum dan mengevaluasi hasil kerja praktek siswa
2)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait dengan kompetensi yang akan diajarkan
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama
b.    Kegiatan inti
1)    Melanjutkan praktek sesuai kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama.
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Merangkum hasil kerja praktek
2)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Ketiga dan seterusnya
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi praktek
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 7-8-9-1-2-3-4-5-6)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a


E.    Alat dan Bahan Ajar :
1.    Tool set
2.    Radiator tester cap
3.    Timing light
4.    Dwell tacho tester
5.    Compression tester
6.    Kunci busi
7.    Kunci momen
8.    Tang kayu
9.    Amplas, majun dan nampan

F.    Sumber Belajar :
  • Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.

  • Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990


  • PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR.  JAKARTA

  • Job sheet Praktek Tune up dan Pemeriksaan Sistem Pendinginan Teknik Mekanik Otomotif SMK 2009

G.   Penilaian :
  • Ujian Praktek
  • Uji Kompetensi




  

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )

NamaSekolah                        :  SMK
Mata Pelajaran                      :  Perawatan dan Perbaikan Motor Otomotif
Kode Kompetensi                 :  OPKR 20-001
Kelas / Semester                   :  II /3
Standar Kompetensi                        :  Pemeliharaan/service engine dan komponen-komponennya
Kompetensi Dasar                :  Membongkar, menempatkan tanda timing dan merakit
                                                   penggerak poros nok model rantai (timing chain) dan model
                                                   sabuk (timing belt)
Alokasi Waktu                       :  18 jam pelajaran.
KKM                                       :  76,6
Indikator                                 :
·         Dapat membongkar penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt) dengan prosedur yang benar
·         Dapat menentukan tanda timing pada penggerak poros nok model rantai dan model sabuk dengan tepat
·         Dapat memeriksa keausan kelengkapan timing chain dan timing belt
·         Dapat menepatkan (memposisikan) timing penggerak poros nok model rantai dan model sabuk sesuai dengan tanda yang ada
·         Dapat memasang kembali komponen penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt) dengan prosedur yang benar
·         Dapat melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan timing chain dan timing belt  sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 selama 45 menit.

A.   Tujuan Pembelajaran :
Pada akhir kegiatan praktek siswa diharapkan dapat :
  1. Membongkar penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt) dengan prosedur yang benar
  2. Menentukan tanda timing pada penggerak poros nok model rantai dan model sabuk dengan tepat
  3. Memeriksa keausan kelengkapan timing chain dan timing belt
  4. Menepatkan (memposisikan) timing penggerak poros nok model rantai dan model sabuk sesuai dengan tanda yang ada
  5. Memasang kembali komponen penggerak poros nok model rantai dan model sabuk (timing chain dan timing belt) dengan prosedur yang benar
  6. Melakukan pembongkaran, penyetelan dan perakitan timing chain dan timing belt sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 selama 45 menit.


B.   Materi Pembelajaran  :
  1. Nama dan fungsi komponen penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain  dan timing belt)
  2. Prinsip kerja penggerak poros nok model rantai dan model sabuk (timing chain dan timing belt)
  3. Data spesifikasi pabrik (spesifikasi dan limit pemakaian komponen) penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt)
  4. Langkah kerja pemeliharaan/servis komponen penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt)  sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan aturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

C.   Metode Pembelajaran :
  1. Demonstrasi
  2. Latihan
  3. Pemberian tugas praktek.
  4. Evaluasi praktek

D.   Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan pertama
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Perkenalan dengan siswa
3)    Memberikan motivasi terkait pentingnya penguasaan bongkar pasang dan pemeriksaan penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan  timing belt)
4)    Penjelasan tentang nama, fungsi dan prinsip kerja penggerak poros nok model rantai dan sabuk (timing chain dan timing belt)
5)    Pembagian kelompok praktek dan job praktek
b.    Kegiatan inti
1)    Praktek dengan sistem rotasi dimulai dari job 9-1-2-3-4-5-6-7-8
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
1)    Mengevaluasi hasil latihan praktek siswa
2)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Kedua
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan motivasi terkait dengan kompetensi yang akan diajarkan
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama (bongkar pasang dan pemeriksaan penggerak poros nok model rantai dan model sabuk)
b.    Kegiatan inti
1)    Melanjutkan praktek sesuai kompetensi yang telah dilaksanakan pada pertemuan pertama.
2)    Pemberian tugas praktek.
3)    Evaluasi praktek
4)    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Kegiatan penutup
a.    Merangkum dan mengevaluasi hasil latihan praktek siswa
b.    Tanya jawab tentang praktek yang telah dilakukan
c.    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

Pertemuan Ketiga dan seterusnya
a.    Kegiatan awal
1)    Berdo’a
2)    Memberikan arahan evaluasi praktek yang akan dilakukan (sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari pada 2 pertemuan sebelumnya)
3)    Tanya jawab tentang kompetensi praktek yang telah dilaksanakan pada 2 pertemuan sebelumnya.
b.    Kegiatan inti
1)    Evaluasi praktek penggerak poros nok model rantai (timing chain)
2)    Penilaian ujuk kerja siswa terkait kompetensi yang telah dilaksanakan
c.    Kegiatan penutup
1)    Memberi kesimpulan terhadap penguasan kompetensi yang telah dilakukan siswa
2)    Memberikan informasi tentang rotasi praktek pada pertemuan berikutnya (dengan rotasi job 1-2-3-4-5-6-7-8-9)
3)    Menutup kegiatan praktek dengan berdo’a

E.    Alat dan Bahan Ajar :
1.    Stand live engine Daihatsu
2.    Kunci sock 1 set
3.    Kunci momen
4.    Tool set
5.    Jangka sorong panjang
6.    Spring scale
7.    Majun

F.    Sumber belajar :
·         Anonim.(1995). New Step 1 Training Manual. Jakarta : PT. Toyota – Astra Motor.
·         Toyota Astra Motor. (1995), Engine Seri K , PT. Toyota Astra Motor. Jakarta 1990
·         PT. TOYOTA ASTRA MOTOR. (1990), Engine Seri K . PT TOYOTA ASTRA MOTOR.  JAKARTA
·         Job sheet Praktek Penggerak Poros Nok Model Rantai Teknik Mekanik Otomotif SMK 2009

G.   Penilaian :
  • Ujian Praktek
  • Uji Kompetensi



 sumber : team MGMP Otomotif
Melihat berbagai kurikulum yang berkembang seperti K13 saat ini perlu mungkin untuk memperbaiki dan memasukan sintak yang lain. kalo ada sran dan komen coret-coret aja dikolom komen sebagai masukan bagi kami. terimaksi telah mampir di blog kami.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL PILIHAN GANDA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN MESIN SEPEDA MOTOR UNTUK UJIAN AKHIR SEKOLAH

Selamat siang semua, apa kabar? Terima kasih untuk kunjungannya selalu, kali ini kami akan menampilkan beberapa soal yang digunakan untuk kegiatan ujian akhir sekolah yang telah berlalu.  Soal pilihan ganda ini digunakan untuk ujian akhir sekolah. soal pilihan ganda ini juga dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang lain seperti ulangan harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester. Soal pilihan ganda ini untuk beberapa kompetensi mata pelajaran pada mata pelajaran pemeliharaan mesin sepeda motor dengan beberapa kompetensi yang diajarkan untuk semester ganjil pada kelas XI dan kelas XII. silakan dicopy dan dibagikan keteman-temannya. yuk,,, mari di simak  SOAL UAS GANJIL 2019 Mapel   : PMSM Kelas     : XI TBSM SOAL PILIHAN GANDA 1.    Komponen system pelumas yang berfungsi untuk menghisap dan menekan minyak pelumas ke bagian-bagian mesin yang memerlukan pelumasan adalah … A.      Saluran ...

sepeda motor anak listrik - Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik

This Image was ranked 418 by Bing.com for KEYWORD sepeda motor anak listrik, You will find this result at BING. Wallpaper Details FOR Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik's IMAGE TITLE: Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik IMAGE URL: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkCILZHXTyVz-uCbZoGgZccBo8EipG61AJTeWvhJo9UCgPorfhSWASOjx1-NF9gseXEuyoVQa2NbiOuNaJ8lIUiYad5kTzeP1iwijs4adMiowP7UQ9Q2W-JHYtdnsR_eCbi1QO-M4oD6A/s1600/sepeda+listrik+yamaha.jpg THUMBNAIL: https://tse2.mm.bing.net/th?id=OIP.UT5E2G0LjDWyh4JE66Vp4gHaEa IMAGE SIZE: 18.6KB IMAGE WIDTH: 300 IMAGE HEIGHT: 179 SOURCE DOMAIN: harga-sepedalistrik.blogspot.com SOURCE URL: http://harga-sepedalistrik.blogspot.com/ THUMBNAIL WIDTH: 474 THUMBNAIL HEIGHT: 282 HIGH QUALITY false Signature Image 1: qw3_4HDVxwNK Signature Image 2: sgoOSFSQOEJX These are 15 Images about Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik Download Jual ...