KODE UNIT
|
:
|
OTO.SM01.006.01
|
|
JUDUL
UNIT
|
:
|
Menggunakan
Dan Memelihara Alat Ukur
|
|
DESKRIPSI
UNIT
|
:
|
Unit ini
mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan untuk mengukur
suatu perlengkapan, komponen atau bagian-bagian dengan menggunakan
perlengkapan umum/tidak khusus, dan memelihara alat ukur untuk sepeda motor 2
langkah dan 4 langkah hingga ukuran 250 cc.
|
1. ELEMEN KOMPETENSI 1 : Mengukur
dimensi dan variabel dengan meng gunakan perlengkapan yang sesuai
2. Kriteria Unjuk kerja ( KUK )
2.1
Pengukuran dimensi dan variabel dilakukan
tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen lainnya.
2.2
Alat ukur dipilih yang sesuai.
2.3
Penggunaan teknik pengukuran yang sesuai dan
hasilnya dicatat dengan benar.
2.4
Seluruh kegiatan pengukuran dilakukan
berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures),
peraturan K3L
(Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan), dan prosedur/kebijakan
perusahaan.
3. Indikator Unjuk kerja ( IUK )
3.1
Dapat
melakukan pengukuran dimensi dan variabel dilakukan tanpa menyebabkan kerusakan
terhadap perlengkapan atau komponen lainnya.
3.2
Dapat memilih alat ukur yang sesuai.
3.3
Dapat
menggunakan teknik pengukuran yang sesuai dan hasilnya dicatat dengan benar.
3.4
Dapat melakukan seluruh kegiatan
pemeliharaan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), peraturan
K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan), dan prosedur/kebijakan
perusahaan.
4. ELEMEN
KOMPETENSI 2 : Memelihara alat ukur
5. Kriteria Unjuk kerja ( KUK )
5.1Pemeliharaan alat
ukur dilakukan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen
lainnya.
5.2Pemeliharaan rutin
dan penyimpanan alat ukur dilakukan sesuai dengan spesifikasi pabrik.
5.3Pemeriksaan dan
penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur dilakukan
sebelum digunakan.
5.4Seluruh
kegiatan pemeliharaan dilakukan berdasarkan SOP
(Standard Operation Procedures), peraturan K3L (Keselamatan,
Kesehatan Kerja, dan Lingkungan), dan prosedur/kebijakan perusahaan..Pengukuran
dimensi dan variabel dilakukan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap
perlengkapan atau komponen lainnya.
6.
Indikator Unjuk kerja ( IUK )
6.1
Dapat melakukan pemeliharaan alat ukur
dilakukan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap perlengkapan atau komponen
lainnya.
6.2
Dapat melakukan Pemeliharaan rutin dan
penyimpanan alat ukur sesuai dengan spesifikasi pabrik.
6.3
Dapat melakukan pemeriksaan
dan penyetelan secara rutin pada alat ukur termasuk kalibrasi alat ukur sebelum digunakan.
6.4
Dapat melakukan seluruh kegiatan
pemeliharaan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures), peraturan
K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan), dan prosedur/kebijakan
perusahaan.
.
7.
Peralatan-peralatan dapat termasuk:
7.1 Peralatan tangan/hand
tools, alat ukur termasuk: mikrometer dalam/luar,
jangka sorong/ vernier calipers, dial gauges,
alat pengukur kedalaman, penggaris baja, penggaris penyiku (T-squares), mistar baja/straight edges,
busur/divider dan protractor.
8. Pelaksanaan K3L harus memenuhi:
8.1
Undang-undang tentang K3L (Keselamatan,
Kesehatan Kerja, dan Lingkungan).
8.2
Penghargaan di bidang industri.
9. Pengelompoken Alat Ukur:
- Alat
Ukur Jarak
- Alat
Ukur Tekanan / Torsi
- Alat
Ukur Putaran
- Alat
Ukur Listrik
- Alat
Ukur Volume
9.1 Alat Ukur Jarak
Alat Ukur Jarak adalah peralatan yang
dipergunakan untuk mengukur jarak : Panjang, Lebar, Tinggi atau Kerenggangan.
Alat Ukur Jarak terdiri :
·
Mistar baja
·
Feller Gauge
·
Mistar geser
·
Dial Indicator
·
Micrometer
·
Cylinder Bore Gauge
Alat Ukur
Tekanan / Torsi
·
Tire Gauge
·
Compression Tester
·
Kunci Moment
9.3
Alat Ukur Putaran
·
Tachometer Mekanis
·
Tachometer Electronik
9.4 Alat Ukur Listrik
·
AVO Meter
·
Timing Light Tester
·
Battery tester
·
Hydrometer
·
CDI tester
9.5
Alat Ukur Volume
·
Gelas Ukur
Mistar Baja
Mistar baja Untuk mengukur gerak bebas ( FreePlay ) pada komponen sepeda motor
§ Gerak Bebas
Rantai Roda
§ Gerak Bebas
Kopling
§ Gerak Bebas
Rem depan/belakang
Feeler Gauge
Feeler gauge Alat ukur yang
dipergunakan untuk mengukur celah.
Biasanya dipergunakan untuk mengukur :
§ Celah Katup
§ Celah
Platina
§ Celah
Elektroda Busi
Ukuran
Feeler Gauge Set :
|
0,04 mm
|
0,15 mm
|
0,60 mm
|
|
0,05 mm
|
0,20 mm
|
0,70 mm
|
|
0,06 mm
|
0,25 mm
|
0,80 mm
|
|
0,07 mm
|
0,30 mm
|
0,90 mm
|
|
0,08 mm
|
0,40 mm
|
1,00 mm
|
|
0,10 mm
|
0,50 mm
|
0,03 mm
|
Cara penggunaan :
Memilih tebal Feller Gauge yang
akan dipergunakan
Menyisipkan diantara /celah benda yang
akan diukur.
Pengukuran yang tepat adalah ditarik
seret, didorong tidak bisa dan tidak menimbulkan goresan.
Mistar Geser
(vernier Caliper)
Disebut
alat ukur serbaguna karena dapat digunakan untuk mengukur :
o Bagian dalam
o Bagian Luar
o Kedalaman
o Tinggi Benda Bertingkat
Satuan yang
digunakan :
·
Mm
·
Inch
Bagian
– Bagian Jangka Sorong
·
Out side jaws : mengukur bag. Luar
·
In Side Jaws : mengukur bag dalam
·
Dept bar : mengukur kedalaman
·
Step : mengukur ketinggian
·
Skala Utama : skala
diam menunjukkan nilai angka nominal
·
Skala Vernier : Skala geser menunjukkan angka desimal
menambah ketelitian hasil ukur
·
Baca skala utama dg
membaca garis angka nol skala vernier terletak pada ruas atau garis ke berapa
di skala utama. Ini akan menunjukkan “ANGKA NOMINAL”
·
Baca skala VERNIER dg membaca garis ke berapa dari
skala vernier yg paling lurus dg garis skala utama. Ini akan menunjukkan “ANGKA
DESIMAL”
·
Menjumlahkan angka nominal dan angka desimal
Perwatan Ukur Jarak
·
Menyimpan peralatan di lemari yang tertutup
·
Penempatan alat tidak boleh ditumpuk
·
Penggunaan alat harus sesuai dengan instruksi
·
Jangan sampai jatuh
·
Bersihkan peralatan setelah selesai
dipergunakan
·
Melapisi peralatan dengan oli apabila tidak
dipergunakan untuk jangka waktu yang lama
·
Melakukan pemeliharaan dengan teratur secara
periodik.
Micometer
Bagian- Bagian Mikrometer
Skala Sleeve
Skala yang diam dengan nilai angka nominal
(angka satuan) :
- Skala bag atas nilai tiap ruasnya 1 mm
- Skala bag bawah dg nilai tiap ruasnya = 0,5 mm
Skala
Thimble
Skala yg berputar ke kiri dan ke kanan mengikuti
gerakan proses pengukuran dengan nilai angka desimal :
- Skala thimble terdiri 50 ruas.
- Nilai tiap ruas = 0,01 mm
- Skala berputar 1 kali= 0,01 X 50 = 0,5 mm
bergeser
satu ruas skala bag bawah dari skala sleeve.
Rachet
Untuk mengontrol tekanan micrometer saat menjepit
benda kerja, sampai berbunyi klik (5 kali).
Perhatian !
§ Jangan memutar tangkai micrometer lebih dalam setelah anvil dan spindle
micrometer menjepit benda kerja yang sedang diukur.
§ Gunakan rachet untuk mengontrol tekanan micrometer.
Cara Penggunaan Mikrometer
Kalibrasi
- Periksa dan pastikan micrometer telah dilakukan
kalibrasi.
- Garis angka nol skala thimble harus lurus garis
angka nol skala sleeve saat
spindle dan anvil bertemu dan rachet
berbunyi klik 5 kali pada micrometer dengan 0 – 25 mm.
- Jika belum tepat lakukan penyetelan dengan memutar
tangkai micrometer pada bagian Skala Thimble menggunakan kunci
micrometer.
- Untuk micrometer batas ukur lebih besar gunakan
batang kalibrasi dan garis angka nol skala thimble harus lurus garis
angka batas ukur terendah.
Contoh:
Batas ukur 25-50 mm,
garis angka nol skala thimble harus lurus dengan garis angka 25 pada skala
sleeve.
Pengukuran
- Posisikan benda kerja tegak lurus dengan spindle dan anvil
micrometer.
- Putar tangkai micrometer sampai spindle dan anvil micrometer
menyentuh benda kerja.
- Putar rachet sampai berbunyi klik 5 kali.
Membaca Hasil Ukur
- Baca skala sleeve dengan melihat garis skala di sebelah kiri skala
thimble. Nilai skala bagian atas = 1 mm dan bagian bawah 0,5 mm.
- Baca skala thimble dengan melihat garis skala yang lurus dengan
garis horisontal skala sleeve. Ini menunjukkan angka desimal.
- Menjumlahkan hasil pengukuran skala sleeve dan
skala thimble.
Cara Memeriksa Hasil
Ukur
Hasil Pengukuran :
·
A. Skala Sleeve =
6 mm
·
B. Skala Thimble
= 0,15 mm +
= 6,15 mm
Hasil Pengukuran :
·
A. Skala Sleeve =
6,5 mm
·
B. Skala Thimble
= 0,09 mm
= 6,59 mm
Dial Gauge
Fungsi :
§ Mengukur permukaan bidang datar.
§ Mengukur kebulatan sebuah poros
§ Mengukur kerataan dinding silinder
Magnetic Stand
Sebagai dudukan dial
gauge agar tidak bergeser
dan dapat diatur
posisi pengukurannya.
Blok V
Sepasang Blok V
digunakan sebagai dudukan
poros atau benda kerja
yang akan diukur
Jenis- jenis Dial Gauge
Berdasarkan batas
ukurnya :
- Dial gauge ketelitian 0,01 mm
- Batas ukur s/d = 10 mm
- Dial gauge ketelitian 0,001 mm
- Batas ukur s/d = 1 mm
- Dial gauge ketelitian 0,0005 mm
- Batas ukur s/d = 0,025 mm
Bagian- bagian dial Gauge
Cylinder Gauge
FUNGSI:
Mengukur garis
tengah bagian dalam dari sebuah benda kerja, seperti: Cylinder, lubang dudukan
poros dan lain-lain.
Dial gauge :
Untuk mengukur
cylinder gauge. Ada
bagian yang berhubungan dengan tangkai gauge.
Tangkai gauge :
Bagian untuk memegang/mengikat Dial.
Rod/Anvil :
Alat untuk menambah
panjang bidang sentuh pada cylinder yang
akan menyentuh bidang ukur pada
cylinder.
Washer
:
Alat untuk menambah kepanjangan rod.
Cara Penggunaan
Lakukan pengukuran diameter
cylinder pada 3 tempat, yaitu:
- Bagian atas
- Bagian tengah
- Bagian bawah
Alat Ukur Tekanan
Alat ukur takanan berfungsi untuk Berfungsi untuk mengukur tekanan
angin ban.
Satuan ukuran dalam “ Psi “ atau Bar
Contoh :
Ban depan Mega Pro :
29 Psi
Ban belakang Mega
Pro : 33 Psi
Kompresi Tester
Kopresi tester berfungsi
untuk mengukur tekanan kompresi yang terjadi di dalam silinder Satuan ukuran
dalam “ Psi “ atau Kg/cm2.
Dilihat cara pemasangannya ;
·
Model Tekan :
Dipasang
pada lubang busi dengan ditekan
·
Model Ulir
Dipasang
pada lubang busi dengan diulirkan
Cara penggunaan :
·
Temperatur engine dalam suhu normal 800
C
·
Pasang alat ukur di lubang busi
·
Engkol engine dalam 4 - 5 langkah kompresi
dengan posisi katup gas dan katup cuk terbuka penuh.
·
Membaca hasil pengukuran
Nilai
tiap ruas 0,5 kg/cm2
Kunci
Torsi
Kunci
Torsi berfungsi
untuk mengencangkan baut atau mur sesuai
dengan torsi/momen tertentu.
Satuan ukuran dalam Kg.m atau N.m
Ada 2 jenis :
·
Model Jarum
·
Model Klik
Penggunaan
Model jarum
Penggunaan
tidak perlu distel dan langsung dilihat pada skala.
Kurang
akurat dibandingkan model klik.
Perawatan Alat
Ukur Tekanan
·
Penggunaan alat harus sesuai dengan
instruksi
·
Jangan sampai jatuh
·
Keringkan karet kompresi tester dari oli.
·
Bersihkan peralatan setelah selesai
dipergunakan
·
Melakukan pemeliharaan dengan teratur secara
periodik.
Alat Ukur Putaran
Alat ukur putaran/ Tachometer berfungsi
untuk mengetahui besarnya putaran mesin.
·
Tachometer Mekanis
Kurang praktis dan
sudah jarang digunakan, kecuali yang terpasang langsung di mesin seperti pada
GL Max dan Mega Pro.
·
Tachometer Electronic
Bekerja secara electronic mengambil
sinyal dari kabel busi.
Cara Penggunaan :
·
Hidupkan mesin dan stel Air Screw di Karburator
·
Hidupkan alat ukur
·
Kaitkan probe ke kabel coil sekunder
·
Baca RPM mesin
·
Stel screw throtel sampai batas standar
·
Jangan mengeber gas
Alat Ukur Listrik
Merupakan gabungan dari Amperemeter,
Voltmeter dan Ohmmeter.
Berfungsi untuk melakukan pengukuran
arus, tegangan dan tahanan.
Dibedakan
2 tipe :
- Tipe
Analog dengan penunjukkan hasil ukur dengan jarum.
- Tipe
Digital dengan hasil ukur langsung ditunjukkan dengan angka.
Merupakan gabungan dari Amperemeter,
Voltmeter dan Ohmmeter.
Berfungsi untuk melakukan pengukuran
arus, tegangan dan tahanan.
Dibedakan
2 tipe :
·
Tipe Analog dengan penunjukkan hasil ukur
dengan jarum.
·
Tipe Digital dengan hasil ukur langsung
ditunjukkan dengan angka.
Ohm meter
Berfungsi mengukur tahanan listrik untuk mengetahui :
§ Nilai tahanan.
§ Rangkaian terbuka atau putus.
§ Hubungan jelek.
§ Hubungan singkat.
Cara penggunaan :
·
Hidupkan Ohmmeter
·
Lakukan kalibrasi dengan menghubung-kan kedua kabel
ukur dan memutar tombol kalibrasi.
·
Pastikan komponen/rangkaian listrik yang akan diukur
sudah tidak terdapat aliran arus listrik dan konektor ke rangkaian lain telah
dilepas
·
Pilih batas ukur yang sesuai ( pemeriksaan hubungan
kabel dan kontinuitas à X1Ώ)
·
Ulangi kalibrasi setiap mengubah selektor
·
Lakukan pengukuran dengan hubungan paralel
·
Baca hasil pengukuran dengan rumus =
Nilai
skala garis X Bilangan selektor
*Berbagai sumber
Demikianlah
beberapa jobsheet alat ukur semoga bermanfaat. Jangan lupa dibagikan dan dishare alamat blognya ya kawan. semoga selalu sehat semua. Boleh dicoment juga sambil kenalan Otomotif tetap jaya. Blogger pemula semoga berkenan. Selamat mencoba!






Komentar
Posting Komentar
Bagaimana pendapat saudara tentang blog ini. terima kasih atas koment dan kunjungannya.