Persyaratan PPG Dalam Jabatan 2018/2019 terdapat 2 (dua) diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Persyaratan akademik
Calon peserta PPG Dalam Jabatan harus mengikuti seleksi kemampuan akademik melalui tes online. Seleksi kemampuan akademik meliputi tes potensi akademik (TPA), tes pedagogik, tes bidang studi, dan tes bakat dan minat.
Standar minimal nilai hasil seleksi kemampuan akademik calon peserta ditetapkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, untuk tahun 2018 ditetapkan batas lulus pretest adalah 50 untuk program studi kejuruan dan 60 untuk program studi non kejuruan.
2. Persyaratan administrasi
Calon peserta wajib memenuhi persyaratan administrasi sebagai berikut.
Diangkat sebagai guru sampai dengan 31 Desember 2015.
Terdaftar pada Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan per tanggal 31 Juli 2017.
Memiliki NUPTK (dapat dipenuhi setelah lulus pretest).
Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi, dibuktikan dengan scan ijazah S-1/ D-IV.
Berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang sesuai dengan program studi pada PPG yang akan diikuti.
Masih aktif mengajar dibuktikan dengan memiliki SK pembagian tugas mengajar dari kepala sekolah 5 (lima) tahun terakhir (mulai tahun 2014 sampai dengan 2018).
Berstatus guru PNS, guru Bukan PNS di sekolah negeri, dan guru tetap yayasan (GTY). Guru bukan PNS di sekolah negeri dibuktikan dengan SK Pengangkatan dari Kepala Daerah atau Kepala Dinas Pendidikan 5 (lima) tahun terakhir (mulai tahun 2014 sampai dengan 2018).
Berusia setinggi-tingginya 58 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun 2018.
Sehat jasmani dan rohani.
Bebas Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza).
Berkelakuan baik.
Persyaratan guru bukan PNS di sekolah negeri seperti disebutkan pada huruf g di atas, hanya berlaku untuk pendaftaran dan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan, tidak berlaku untuk persyaratan pembayaran tunjangan profesi pendidik. Biaya pelaksanaan PPG Dalam Jabatan bagi guru bukan PNS di sekolah negeri menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah atau Satuan Pendidikan, kecuali guru yang mengajar di daerah khusus (3T).
Cara Pendaftaran PPG 2018/2019 Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahun 2018-2022
Aplikasi pendaftaran calon peserta PPG Dalam Jabatan dapat dibuka melalui alamat http://simpkb.id.
Guru membuka situs tersebut untuk melakukan pendaftaran sebagai calon Peserta PPG Dalam Jabatan dengan menggunakan akun individu masing-masing. Guru mengunggah (upload) hasil pindai (scan) ijazah asli S-1/D-IV. Bagi guru yang terkendala dengan akses internet, pendaftaran dapat dibantu oleh kepala sekolah atau dinas pendidikan.
Guru menetapkan program studi yang akan diikuti dalam PPG. Ketentuan penetapan program studi PPG adalah linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-IV yang dimiliki. Daftar linieritas program studi PPG pada Lampiran II.
Guru mengisi nama perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan ijazah S-1/D-IV.
LPMP melakukan verifikasi dan validasi kesesuaian atau linieritas antara program studi PPG yang dipilih dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-4. Hasil verifikasi dan validasi tersebut dinyatakan dengan 3 (tiga) kategori sebagai berikut.
“Diterima” jika program studi PPG yang dipilih linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-IV.
“Ditolak” jika program studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV dan tidak dimungkinkan adanya perbaikan. Contoh: Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Hukum tidak linier dengan program studi PPG yang ada.
“Diperbaiki’ jika bidang studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV tetapi dimungkinkan adanya perbaikan. Contoh: Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Bahasa Inggris memilih program studi PPG Guru Kelas SD. Jika Guru tersebut ingin mengikuti PPG maka guru harus memperbaiki program studinya menjadi Bahasa Inggris.
Guru yang lolos verifikasi dan validasi yang berstatus “diterima” dinyatakan sebagai peserta pretest PPG Dalam Jabatan.
Waktu dan tempat pelaksanaan pretest akan diinformasikan setelah proses penempatan (plotting) peserta pretest ke TUK selesai.
Jadwal Pendaftaran PPG 2018
Berikut jadwal pendaftaran calon peserta PPG tahun 2018 untuk pelaksanaan PPG dalam jabatan tahun 2019-2022 berikut ini:
Pendaftaran calon peserta Pretest PPG Dalam Jabatan oleh Guru tanggal 17 Februari – 2 Maret 2018
Verifikasi dan validasi linieritas antara bidang studi PPG dengan ijazah S-1/D-IV oleh LPMP pada tanggal 19 Februari – 5 Maret 2018
Penetapan TUK oleh LPMP dilaksanakan pada tanggal 19 – 21 Februari 2018
Penempatan (Plotting) TUK calon peserta Pretest PPG Dalam Jabatan oleh LPMP pada tanggal 6 – 10 Maret 2018
Cetak kartu calon peserta Pretest PPG Dalam Jabatan 2018 tahap 2 oleh Guru pada tanggal 12 – 14 Maret 2018
Pelaksanaan Pretest PPG Dalam Jabatan di TUK oleh Ditjen pada tanggal GTK 20 – 31 Maret 2018
Di bawah berikut kami tampilkan tugas akhir pada modul 4 pada kegiatan daring. kegiatan ini adalah tugas akir yang dilakukan pada modul empat pedagogik yaitu karakteristik peserta didik. semoga dengan contoh berikut bisa membantu bapak/ ibu guru yang masih mengikuti daring. semoga sukses bapak/ ibu guru.
KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK
Situasi kelas :
Di suatu kelas terdapat 30 siswa dengan rincian
:
1. Jumlah laki-laki 20 orang, jumlah
perempuan 10 orang
2. Status sosial 50% adalah anak dari pekerja buruh
pabrik, 20 % PNS, dan 10 % adalah pedagang, 20% adalah pegawai swasta/BUMN
3. Minat siswa 50% pada kegiatan olahraga, 10% pada aspek
akademis, 20% pada kegiatan seni, dan 20% pada aspek ketrampilan
4. Kemampuan siswa 40% pada batas bawah, 40% pada batas
menengah, dan 20% pada batas tinggi
5. Preferensi belajar 40% kinestetik, 30% visual, 30%
auditory
Pertanyaan
1. Bagaimana cara mengelola kelas dan mengakomodasi
pembelajaran dengan karakteristik tersebut diatas (ambil 1sub tema
pembelajaran/ 1 mapel)
2. Bagaimana mengembangkan kecerdasan majemuk dengan
karakteristik diatas (ambil 1sub tema pembelajaran/ 1 mapel)
Jawaban :
Data kelas dengan
jumlah peserta didik 30 orang
Aspek Gender :
Jenis Kelamin
|
Jumlah
|
Laki-laki
|
20 orang
|
Perempuan
|
10 orang
|
Status sosial :
Latar Belakang Pekerjaan Orang tua
|
Prosentase
|
Jumlah
|
Pekerja buruh pabrik
|
50%
|
15 orang
|
PNS
|
20%
|
6 orang
|
Pedagang
|
10%
|
3 orang
|
pegawai swasta/BUMN
|
20%
|
6 orang
|
Minat Siswa :
Minat Siswa
|
Prosentase
|
Jumlah
|
Olah Raga
|
50%
|
15 orang
|
Aspek Akademis
|
10%
|
3 orang
|
Kegiatan Seni
|
20%
|
6 orang
|
Aspek Ketrerampilan
|
20%
|
6 orang
|
Kemampuan siswa
:
Kemampuan Siswa
|
Prosentase
|
Jumlah
|
Batas Tinggi
|
20%
|
6 orang
|
Batas Menengah
|
40%
|
12 orang
|
Batas Bawah
|
40%
|
12 orang
|
Preferensi
Belajar :
Preferensi Belajar
|
Prosentase
|
Jumlah
|
Kinestik
|
40%
|
12 orang
|
Visual
|
30%
|
9 orang
|
Auditory
|
30%
|
9 orang
|
1.
Pengelolaan kelas dan Pengakomodasian pembelajaran :
Sub tema / mata
pelajaran yang kami gunakan dalam pengelolaan kelas dan pengakomodasi
pembelajaran dengan data yang sudah tertera diatas adalah :
Mata Pelajaran : Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif
Kompetensi Dasar : 3.5
Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya
4.5 Menggunakan alat-alat ukur mekanik
Melihat dari data
karakteristik peserta didik di atas dalam pengelolaan kelas dan pengakomodasian
pembelajarannya sebagai berikut :
Kegiatan
|
Deskripsi Kegiatan
|
Penyampaian
materi
|
Dalam
penyampaian materi kepada siswa kita mempertimbangkan dari aspek Minat,
Kemampuan siswa dan Preferansi Belajar Siswa. Untuk menyesuaikan dari karaker
siswa tersebut dari aspek minat kita mencoba mengaplikasikan pengguanaan alat
ukur yang disesuaikan dengan minat peserta didik seperti penggunaanya dalam
alat-alat olah raga, alat-alat seni, dan penggunaannya sesuai dengan
ketermpilan yang mereka minati. Melihat dari aspek kemampuan siswa
terdominasi pada batas bawah disitu menunjukan bahwa masih banyak siswa yang
kurang memahami materi tentang alat ukur, dengan demikian kita gunakan urutan
materi dari tingkatan kesulitan yang paling rendah sebagai contoh mulai dari
pemahaman pembacaan alat ukur vernier caliper (jangka sorong) kemudian
dilanjut dengan micrometer dan dial test indikator. Dari segi
Preferansi belajar kita menggunakan media power point dan video pembelajaran alat ukur mekanik serta dengan menggunakan
alat dan bahan langsung untuk siswa dalam mempelajari alat ukur mekanik.
|
Pembagian
Kelompok
|
Dalam
pembagian kelompok kita mempertimbangkan aspek gender, status sosisal, minat,
dan kemampuan siswa yang terdapat pada data diatas. Dengan jumlah siswa 30
orang kita bagi menjadi 5 kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan 6
orang siswa yang berbeda karakteristiknya. Dalam data diatas dari segi gender
siswa laki-laki lebih banyak dibanding dengan siswa perempuan kami
mengembangkan metode pembelajaran dengan cara berdiskusi kelompok yang mana
siswa laki-laki di campur dengan siswa perempuan harapanya bahwa adanya
kelompok yang heterogen siswa akan
berbaur dan saling berinteraksi dalam kegiatan pembelajaran. Dari aspek
status sosial juga kita pertimbangkan dalam pembagian kelompok.dimana dalam
satu kelompok kita masukan beberapa anak dengan latar belakang pekerjaan
orang tua siswa yang berbeda-beda dengan tujuan dalam satu kelompok terjalin
komunikasi yang baik tanpa terjadi kesenjangan sosial diantara mereka. Dari
segi minat dengan data di atas terdapat beberapa macam perbedaan minat yang
ada pada kelas ini.disini dalam pembentukan kelompok juga mempertimbangkan
hal tersebut dengan tujuan dengan di gabungkannya beberapa minat tersebut
dalam satu kelompok dimaksudkan untuk saling memberi motivasi dari beberapa
peminatan tersebut dalam suatu pembelajaran yang mana di sini pemelajaran
tersebut adalah penerapan dan pengguaan alat ukur. Dari aspek kemampuan siswa
data di atas menunjukan tingkat kemampuan
menengah dan bawah yang
mendominasi. Dalam pembagian kelompok dari setiap kelompok kita berikan siswa
dengan kemampuan tinggi, menengah, dan bawah dengan tujuan untuk yang mempunyai kemampuan tinggi dapat
memberi motivasi kepada siswa yang berkemampuan menengah dan bawah.
|
Dari
penyampaian materi dan pembagian kelompok di atas yang kita sesuaikan dengan
beragam macam karakter peserta didik diharapkan terjadinya proses
pembelajaran yang efektif. Pemberian penugasan yang bersifat di dalam ataupun
di luar kelas dengan pembagian kelompok yang disesuaikan dengan berbagai
karakter siswa tersebut dapat mempermudah siswa untuk mengerjakannya dan memberi kesempatan luas
kepada siswa untuk menuangkan kreatifitasnya dalam belajar dan mengerjakan
tugasnya.
|
|
2.
Mengembangkan kecerdasan majemuk
Untuk mengembangkan
kecerdasan majemuk peserta didik kita menugaskan peserta didik secara
berkelompok untuk melakukan pengukuran suatu benda bebas sesuai dengan minat
peserta didik dengan menggunakan alat ukur Jangka sorong, micrometer, dan dial test indikator. Untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, efektif, dan
menyenangkan, maka kegiatan belajar yang dilakukan oleh peserta didik dalam
bentuk mengamati pengukuran langsung, bertanya kepada ahli, membaca litelatur
dan membuktikan atau mencobanya sendiri.
Kecerdasan yang di
kembangkan :
a. Kecerdasan Logis
Kecerdasan ini mencakup tiga bidang yang saling
berhubungan yaitu; matematika, Ilmu Pengetahuan (sains), dan logika, yang
melibatkan banyak komponen seperti perhitungan secara matematis, berpikir
logis, pemecahan masalah, pertimbangan deduktif induktif, ketajaman pola dan
hubungan. Dari data di atas peserta didik menggunakan angka dan penalaran untuk
dihubungkan dengan pembacaan dan penggunaan alat ukur.
b.
Kecerdasan visual spasial
Kemampuan untuk mempersepsi dan mentransformasikan
dunia spasial-visual, berupa kepekaan terhadap warna, garis, bentuk, ruang dan hubungan yang
terjadi di dalamnya. Dalam hal ini peserta didik melakukan kegiatan melihat ,
mengamati garis-garis secara detail di dalam alat ukur
sesuai dengan apa yang mereka lakukan pengukuran.
c.
Kecerdasan Kinestesis
Meliputi kemampuan fisik, baik itu kecepatan,
kelenturan, kekuatan, dan lain – lain. Peserta didik terlibat langsung dengan
suatu benda kerja yang mereka ukur. Di situ juga peserta didik mengolah
kecepatan tangannnya dalam mempresisikan pengguanaan alat ukur supaya hasil
pengukurannya efektif.
Demikian pendapat saya, semoga bermanfaat. jangan lupa terus kunjungi blog kami clubsotomotif.blogspot.com
Terima Kasih... semoga bermanfaat...
Demikian pendapat saya, semoga bermanfaat. jangan lupa terus kunjungi blog kami clubsotomotif.blogspot.com
Terima Kasih... semoga bermanfaat...
Komentar
Posting Komentar
Bagaimana pendapat saudara tentang blog ini. terima kasih atas koment dan kunjungannya.