MODUL 1
PEMBELAJARAN ABAD 21
PEMBELAJARAN ABAD 21
Sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi No. 55 Tahun 2017 tentang Pendidikan Profesi Guru, PPG Dalam Jabatan diselenggarakan sebanyak 24 SKS. PPG dalam Jabatan dilaksanakan dengan moda Hybrid Learning, dimana mata kegiatan Pedagogik dan Profesi sebanyak 10 SKS, dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran daring dan siasanya, 14 SKS dilaksanakan dalam bentuk Lokakarya dan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).Pembelajaran Daring PPG Dalam Jabatan Gelombang I, tahun 2019 telah dilaksanakan dengan baik oleh 52 LPTK. Berdasarkan kriteria kelulusan yang telah ditetapkan, maka bersama ini diinformasikan peserta yang LULUS seperti terlampir. Peserta yang dinyatakan LULUS, berhak untuk lanjut pada tahap Lokakarya (8 SKS) dan PPL (6 SKS). Oleh karena itu, perguruan tinggi terkait dapat segera melaksanakan tahap selanjutnya.
Pada modul 1 untuk kegiatan ppg 2019 kegiatan daring pada akhir modul para mahasiswa untuk menuliskan tugas akir pada modul. mohon jangan terpaku dengan beberapa jawaban dari materi pada modul 1.
Instructions
Kemukakan gagasan Ibu/Bapak dalam
sebuah rancangan pembelajaran yang di dalamnya memuat memuat keterampilan
belajar abad 21.
===================================================================
Rancangan Pembelajaran Pada Mata
Pembelajaran Kejuruan
1.
Tujuan
Pembelajaran yang diharapkan abad 21 :
Proses
pembelajaran di pendidikan kejuruan harus dilakukan dengan mengedepankan aspek
penguasaan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK). Penguasaan
terhadap TIK menjadi penting karena dengan perkembangan teknologi dan informasi
begitu cepat sehingga manusia mampu bergerak tanpa dibatasi oleh wilayah
teritori suatu negara, dimana pengetahuan mampu ditransformasikan secara cepat.
Melalui proses tersebut diharapkan dapat dihasilkan lulusan yang kompeten dan
tidak sekedar berkutat pada seberapa tinggi pendapatan yang diperoleh setelah
peserta didik lulus atau permasalahan ketenagakerjaan yang muncul setelah
peserta didik lulus dari sekolah menengah kejuruan.
2.
Model
Pembelajaran :
Ada
berbagai macam model pembelajaran yang digunakan ololeh guru dalam proses pembelajaran.
Model pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran itu sendiri
dan karakteristik dasri peserta didiki. Diharpkan kolaborasi dari model
pembelajaran mampu mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Model
pembelajaran konstruktivistik seperti pembelajaran
kooperatif, metode diskusi, curah pendapat, dan debat perlu diintensifkan,
sehingga melatih siswa memiliki kemampuan bertanya dan tidak takut bertanya
dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Model pembelajaran yang saya pilih adalah model pembelajaran Problem
Based Learning
3.
Sintak
Pembelajaran mengacu pada Model Problem Based Learning:
Berikut sintak atau
urutan pembelajaran yang saya jabarkan secara sederhana dari Model Problem
Based Learning.
1. Mengidentifikasi
masalah
2. Menetapkan
masalah melalui berpikir tentang masalah dan menyeleksi informasi yang relevan
3. Mengembangkan
solusi melalui pengidentifikasi alternative-alternatif, tukar pikiran dan
mengecek perbedaan pandangan
4. Melakukan
tindakan strategis
5. Melihat
ulang dan evaluasi pengaruh-pengaruh dari solusi yang dilakukan
4.
Media
Pembelajaran :
Media interaktif yang digunakan : laptop, smartphone,
iPad/iPod, papan tulis interaktif dan website yang mudah untuk digunakan.
5.
Evaluasi
:
Mengevaluasi
untuk menentukan dampak dari instruksi yang digunakan pada kemampuan mental,
perasaan, nilai,interpersonal skill, dan keterampilan motoric
siswa. Evaluasi untuk pembelajaran melaui tes tulis dalam bentuk pilihan ganda.
Dan untuk ketetrampilan menggunakan ceklis dan portofolio.
1. Pengetahuan:
pilihan ganda
2. Keterampilan
: autentik/ daftar cek lis/ fortofolio
Komentar
Posting Komentar
Bagaimana pendapat saudara tentang blog ini. terima kasih atas koment dan kunjungannya.