A. Cara Pemeriksaan Tekanan Kompresi Pada Mesin 4 Tak
Tekanan kompresi pada mesin 4 tahap langkah alias 4 tak adalah sangat penting, karena berhubungan dengan kondisi kesehatan pada mesin itu sendiri. Pemeriksaan tekanan kompresi mesin dapat memberitahukan kita apakah isi silinder mesin masih dalam keadaan baik atau tidak. Sebuah mesin pada dasarnya adalah sebuah pompa udara bertekanan dengan tenaga sendiri, sehingga harus mempunyai tekanan kompresi yang baik agar dapat bekerja dengan efisien, rendah emisi dan dapat hidup dengan mudah.
Sebagai pedoman, tekanan kompresi mesin biasanya berkisar antara 140 -160 Psi dengan perbedaan antar isi slinder tidak boleh lebih dari 10%.” Papar Henry Hutabarat salah satu trainer di perusahaan konsultan otomotif yang jasanya selalu diandalkan oleh beberapa merek besar yang ada di Indonesia.
Tekanan kompresi mesin dengan dua cara, yaitu: secara manual dengan menggunakan compresion gauge atau secara elektronik dengan menggunakan engine analyzer untuk mengukur kompresi saat engine starting (mesin hidup, red). Pada pemeriksaan secara elektronik, computer analyser akan memperkirakan tekanan kompresi pada setiap silinder mesin dengan mengukur perbedaan tipis putaran cranking (putaran satu kali bandul serta setang piston bergerak naik dan turun.
Saat memeriksa tekanan kompresi secara manual, seluruh busi harus dilepaskan terlebih dahulu. Sistem pengapian harus dinonaktifkan dan throttle dalam posisi terbuka penuh. Kemudian starter mesin selama beberapa detik sambil memperhatikan pembacaan compression gauge yang terpasang di lubang busi.
B. Prosedur Melakukan Tes Kompresi
Setelah peralatan sudah siap maka, lakukan prosedur pengetesan tekanan kompresi seperti langkah-langkah dibawah ini:
1. Panaskan engine kurang lebih 5 menit.
2. Buka semua busi menggunakan kunci busi.
3. Lepaskan kabel tegangan tinggi coil dari ignition coil atau massa kan kabel tegangan tinggi coil ke massa engine
4. Pasang alat tes kompresi ke lubang busi
5. Buka katup throttle atau katup gas secara penuh.
6. Starter engine kurang lebih 15 detik.
7. Baca pengukuran pada alat tes kompresi. Pengukuran dilakukan dalam waktu sesingkat-singkatnya jangan terlalu lama karena ignition coil dapat panas.
8. Lakukan tes kompresi ke semua lubang busi di tiap-tiap silinder. Spesifikasi tekanan kompresi untuk kijang 5k limit 9,5 kg/cm2 sampai 12,6 kg/cm2 . Untuk perbedaan tekanan untuk tiap-tiap silinder tidak boleh melebihi 1,0 kg/cm2
9. Jika tekanan kurang dari tekanan spesifikasi maka periksa penyebab terjadinya kebocoran tekanan kompresi.
10. Setelah selesai melakukan tes kompresi, bersihkan tempat kerja dan peralatan yang digunakan.
Untuk lebih jelasnya perhatikan job sheet dibawah ini termasuk peralatan, bahan, dan waktu pengerjaan untuk kegiatan tes kompressi pada kendaraan.
C. Langkah-Langkah Melakukan Tes Kompresi Pada Engine Stand di Sekolah
Tujuan pelajaran
1. Mengetes/mengukur tekanan kompresi motor
2. Menilaikan hasil tes tekanan kompresi
ALAT :
Alat tes kompresi
1. Kunci busi ( sok )
2. Kuas/pistol udara
3.Kunci momen
BAHAN :
Mobil/ motor stand
WAKTU :
Instruksi : 60 menit
Latiahan : 60 menit
D. Keselamatan kerja
Pastikan selama tes tekanan kompresi dilakukan bahwa kabel tegangan tinggi dari koil pengapian selalu terhubung dengan massa, agar tegangan tinggi tidak mengalir ke tubuh anda.
Jangan mengangkat alat tes tekanan kompresi dari lubang busi sebelum motor berhenti berputar, karena dengan tekanan kompresi motor tersebut, kotoran akan bisa menghembus ke muka anda.
E. Langkah kerja
1. Panaskan motor sampai air dalam radiator mencapai suhu kerja ( 80' C )
2. Lepaskan kabel-kabel busi ( jangan lupa menempatkan kabel-kabel sesuai dengan nomor urut silinder motor )
3. Lepaskan kabel tegangan tinggi ditengah-tengah tutup distributor dan hubungkan dengan massa ( pakai penjepit/klem buaya, agar hubungan cukup kuat dan tidak terlepas waktu motor distarter )
4. Lepaskan semua busi ( pekerjaan yang berkaitan dengan pemeriksaan busi, lihat 60451031)
1. Siapkan alat pengetes ( Contoh : “Moto-Meter” )
kemudian masukkan kerangka pada pengetes
3. Pengukuran tekanan kompresi mulai pada silinder 1 dan memerlukan dua orang : seseorang di dalam mobil yang menekan pedal gas secara terus-menerus dan menghidupkan starter sesuai dengan perintah orang kedua, yang menekan pengetes pada lubang busi silinder yang akan dites.
Motor distarter sampai jarum pengetes tidak naik lagi ( Penunjukan maksimum tercapai )
Tekan pada ujung katup untuk melepas tekanan, kemudian pindahkan diagram satu tahap dengan menekan tombol pada pemegang.
a. Ulangi tes seperti telah dijelaskan pada silinde-silinder yang lain.
b. Keluarkan diagram untuk penafsiran tes tekanan kompresi
BAIK
1. Tekanan kompresi semua silinder hampir sama
2. Ada kebocoran pada silinder 2
3. Silinder 3 tidak ada tekanan kompresi
F. Petunjuk
Momen pengerasan busi :
Kepala silinder aluminium : 15-20Nm
Kepala silinder besi tuang : 20-25Nm
Pengukuran tekanan kompresi dilakukan pada setiap servis 20’000km setelah penyetelan katup, atau bila ada masalah motor tidak hidup dengan semua silinder.
Tekanan kompresi tergantung pada perbandingan kompresi. Hasil normal adalah 9-12bar/900-1200kPa.
Kalau ada kebocoran, pastikan hasil dengan mengulangi tes setelah motor dijalankan.
Kebocoran tekanan kompresi disebabkan oleh katup-katup yang tidak rapat atau terbakar, paking kepala silinder yang rusak, cincin torak yang patah dll. Untuk mendiagnose kebocoran dengan pasti perlu dilakukan tes kebocoran silinder.
demikian ulasan bagaimana melakukan tes kompresi pada kendaraan anda. Petunjuk ini juga dapat digunakan sebagai job sheet dalam kegiatan praktik melakukan tes kompresi pada mesin 4 tak untuk 4 silinder.








Komentar
Posting Komentar
Bagaimana pendapat saudara tentang blog ini. terima kasih atas koment dan kunjungannya.