Langsung ke konten utama

Langkah-langkah Penyetelan Timing Belt


Penyetelan Sabuk Timing
Mengingat perannya yang sangat krusial, keteledoran dan lalai dalam penggantian Timing Belt dapat berakibat fatal bagi mesin.  Lantas, apa saja tanda-tanda Timing Belt sudah harus diganti? Penggantian Timing Belt - Mungkin Anda beberapa dari Anda asing dengan istilah Timing Belt, timing belt adalah suatu belt atau bisa juga rantai yang berfungsi untuk menggerakkan komponen di dalam mesin. Fungsi utama dari timing belt adalah untuk memutar camshaft (atau yang sering disebut juga noken as). Noken as sendiri punya peran untuk membuka dan menutup valve (klep) pada ruang pembakaran dengan tepat timingnya.
Jadi, gampangnya klep tersebut digerakan oleh noken as yang berputar, dan tugas timing belt adalah untuk memutar noken as tersebut. Anda bisa bayangkan apabila peranti ini rusak atau putus, klep dan piston dapat bertabrakan dan membuat komponen internal mobil Anda porak poranda alias rusak parah dan menyebabkan mesin mobil Anda harus turun mesin. Dan, turun mesin membutuhkan waktu yang tidak sebentar serta biaya yang juga tidak murah.

A. Kerusakan yang sering terjadi pada Sabuk Timing.

Penggantian Timing Belt harus dilakukan secara rutin, biasanya tiap 20.000 hingga 40.000 km. Namun demikian, Anda bisa melakukannya jika Timing Belt mobil Anda mulai mengalami lima berikut, apa saja?
1. Timing Belt terasa getas bila dipegang
Seiring berjalannya penggunaan, tingkat elastisitas timing belt akan hilang karena selalu berada pada suhu yang tinggi. Jika kelenturan timing belt sudah berkurang, maka risiko putus akan sangat tinggi dan harus segera melakukan penggantian Timing Belt.
2. Timing Belt mulai kendur
     Temukan mobil impian Anda di sini
Salah satu karakteristik karet, jika digunakan dalam jangka waktu lama akan kendur, begitupun Timing Belt, yang berisiko pada mesin karena sewaktu-waktu dapat lepas. Sekalipun tidak copot, ritme yang dihasilkan Timing Belt kemungkinan besar tak akan maksimal karena rendahnya daya cengkram karena sudah kendur.

B. Jenis-jenis Timing Belt
Di bawah ini akan diuraikan berbagai macam belt yang pernah ada dan digunakan untuk keperluan otomotif maupun untuk konstruksi lainnya.
1. Round Belts
Round belts terbuat dari solid rubber atau rubber dengan cord. Belt ini hanya digunakan untuk beban ringan seperti untuk sewing machian projector films.

2. Flat Belts
Penggunaan flat belts semakin berkurang dengan digunakannya V-belts pada sistem pemindah tenaga. Flat belt terbuat dari leather rubberized fabric dan cord. Flat belt semakin tidak digunakan karena membutuhkan pulley yang lebih besar, tempat yang luas dan kurang flexible. Flat belt juga dipergunakan sebagai conveyor belt bilamana belt tersebut membawa beban. Flat belt umumnya digunakan sebagai pemindah tenaga high power untuk mesin penggerak yang terpisah dengan mesin yang digerakkan. Contoh: sawmills.

3. V-belts
V-belts banyak digunakan untuk memindahkan beban antara pulley yang berjarak pendek. Gaya jepit ditimbulkan oleh bentuk alur V. Gaya tarik atau load yang lebih besar menghasilkan gaya jepit belt yang kuat. 

Keuntungan V-belts adalah seperti berikut.
 a.  Gaya jepit belt memungkinkan sudut kontak yang lebih kecil dan perbandingan kecepatan yang           lebih tinggi.
b.   Meredam kejutan terhadap motor dan bearing akibat perubahan beban.
c.   Memiliki level vibrasi dan noise yang lebih rendah.
d.   Mudah dan cepat dalam melakukan penggantian dan perawatan.
e.   Efficiency transmisinya tinggi (mencapai 45%).

4. Banded V-belts
Banded V-belts adalah multiple V-belt yang dibentuk cetak permanen tie band. Banded V-belts mengurangi timbulnya masalah pada penggerak dimana belts bergeser, melintir dan terlepas dari alurnya.

5. Linked V-belts
Linked V-belt dibentuk dari multiple belt yang disusun saling menyambung. Digunakan untuk penggerak-penggerak besar dengan memiliki jarak center yang tetap, dimana terdapat kesulitan untuk memastikan ukuran belts yang tetap. Link dapat ditambah atau dikurangi untuk mendapatkan panjang belt yang tetap.

6. Timing Belts
Timing belt merupakan aksi gabungan antara chain dan sprocket pada bentuk flat belt. Bentuk dasarnya merupakan flat yang memiliki gigi-gigi berukuran sama pada permukaan kotak dengan gigi pulley. Sebagaimana penggerak gear rantai, membutuhkan kelurusan pada perpasangan pulley. Keuntungan timing belt ini adalah sebagai berikut.
a. Tidak terjadi slip atau variasi kecepatan.
b. Membutuhkan perawatan yang ringan.
c. Mampu digunakan pada range beban yang lebar.
d. Memiliki efficiency mekanis tinggi karena tidak terjadi gesekan atau slip, initial tension berkurang      dan memiliki kontruksi yang tipis.

7. V-Ribbed Belts
V-ribbed belts merupakan gabungan alur luar berbentuk V-belt. Lapisan inti penguat terdapat pada bagian daftar belt. Sebagaimana V-belt berkemampuan memindahkan power tergantung pada aksi jepit antara alur dan belt.

C. Langkah-langkah Penyetelan Timing Belt
     1. Tujuan Pelajaran :
a. Menentukan arah putaran motor
b. Memeriksa keausan sabuk timing

     2. ALAT dan BAHAN 
- Kotak alat
- Set kunci sok
-Motor/ mobil
-Instruksi : 60 menit
- Latihan : 30 menit

     3. Langkah Kerja :
a. Cari lubang pemeriksaan sabuk timing pada rumah sabuk timing. Jika tidak berlubang, rumah              sabuk timing harus dilepas.
  b. Periksa keadaan semua gigi sabuk timing. Sabuk timing yang retak (seperti gambar) harus                  diganti.

c. Kendorkan sekrup-sekrup pada tensioner sampai rol penekan dapat digerakkan, supaya sabuk              timing tertekan oleh pegas.
d. Putar motor satu putaran dengan kunci, sesuai dengan arah putaran motor (biasanya searah                  jarum jam). Dilarang memutar motor berlawanan arah, akibatnya sabuk timing akan                            melompat-lompat, sehingga terjadi kesalahan saat timing antara poros engkol dan poros kam.
e. Keraskan kembali sekrup pada tensitoner.

4. Petunjuk
a. Beberapa motor dilengkapi dengan rol penekan tanpa pegas, atau roda pompa air berfungsi                  sebagai rol penekan. Di sini perlu dipakai alat penyetel khusus untuk mencapai penyetelan                  ketegangan yang sesuai.
b. Jangan membengkokkan sabuk timing atau melumasi sabuk timing dangan oli/ vet.
c. sabuk timing biasanya diganti baru setiap 100’000 km.
d. sabuk timing yang tegangannya kurang, gigi-giginya dapat melompat, sehingga bisa terjadi                  benturan antara torak dengan katup. Sabuk timing yang tegangannya terlalu besar                                mengakibatkan suara mendengung dan sabuk timing cepat aus.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL PILIHAN GANDA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN MESIN SEPEDA MOTOR UNTUK UJIAN AKHIR SEKOLAH

Selamat siang semua, apa kabar? Terima kasih untuk kunjungannya selalu, kali ini kami akan menampilkan beberapa soal yang digunakan untuk kegiatan ujian akhir sekolah yang telah berlalu.  Soal pilihan ganda ini digunakan untuk ujian akhir sekolah. soal pilihan ganda ini juga dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang lain seperti ulangan harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester. Soal pilihan ganda ini untuk beberapa kompetensi mata pelajaran pada mata pelajaran pemeliharaan mesin sepeda motor dengan beberapa kompetensi yang diajarkan untuk semester ganjil pada kelas XI dan kelas XII. silakan dicopy dan dibagikan keteman-temannya. yuk,,, mari di simak  SOAL UAS GANJIL 2019 Mapel   : PMSM Kelas     : XI TBSM SOAL PILIHAN GANDA 1.    Komponen system pelumas yang berfungsi untuk menghisap dan menekan minyak pelumas ke bagian-bagian mesin yang memerlukan pelumasan adalah … A.      Saluran ...

CONTOH RPP SMK KURIKULUM 2013 TERBARU JURUSAN TBSM

1. HAKIKAT RPP Menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar. Selanjutnya menurut Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 lampiran IV tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran, tahapan pertama dalam pembelajaran menurut standar proses adalah perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan peyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu mengacu pada silabus. Sementara itu menurut Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar, RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemua atau lebih. RPP dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada s...

sepeda motor anak listrik - Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik

This Image was ranked 418 by Bing.com for KEYWORD sepeda motor anak listrik, You will find this result at BING. Wallpaper Details FOR Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik's IMAGE TITLE: Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik IMAGE URL: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkCILZHXTyVz-uCbZoGgZccBo8EipG61AJTeWvhJo9UCgPorfhSWASOjx1-NF9gseXEuyoVQa2NbiOuNaJ8lIUiYad5kTzeP1iwijs4adMiowP7UQ9Q2W-JHYtdnsR_eCbi1QO-M4oD6A/s1600/sepeda+listrik+yamaha.jpg THUMBNAIL: https://tse2.mm.bing.net/th?id=OIP.UT5E2G0LjDWyh4JE66Vp4gHaEa IMAGE SIZE: 18.6KB IMAGE WIDTH: 300 IMAGE HEIGHT: 179 SOURCE DOMAIN: harga-sepedalistrik.blogspot.com SOURCE URL: http://harga-sepedalistrik.blogspot.com/ THUMBNAIL WIDTH: 474 THUMBNAIL HEIGHT: 282 HIGH QUALITY false Signature Image 1: qw3_4HDVxwNK Signature Image 2: sgoOSFSQOEJX These are 15 Images about Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik Download Jual ...