Langsung ke konten utama

Mengenal Sistem Suspensi Sepeda Motor bahan ajar


Sistem Suspensi Sepeda Motor

PENGERTIAN SISTEM SUSPENSI
          Sistem suspensi dirancang untuk menahan getaran akibat benturan roda dengan kondisi jalan. Selain itu, sistem suspensi juga diharapakan mampu untuk membuat lembut saat sepeda motor menikung, sehingga mudah dikendalikan. Dengan system suspensi juga, getaran akibat kerja mesin dapat diredam.

FUNGSI SISTEM SUSPENSI
 Secara umum system suspensi memiliki 3 fungsi yaitu seperti berikut :    
  Mengurangi getaran akibat kerja mesin,
  Mengurangi getaran akibat permukaan jalan yang tidak rata, 
  Sebagai penyetabil kendaraan saat menikung

Pada jurnal berikutnya kami memberikan contoh bahan ajar yang dipakai dalam pembelajaran. digunakan dan dijadikancontoh dalam membuat bahan ajar yang digunakan di sekolah. Bahan ajar yang disampaikan sesuai dengsn jurusan yang yang kami kembangkan yaitu tentang teknik sepeda motor di SMK kejuruan bidang tekniologi dan rekayasa. Di atas telah dipaparkan beberapa pengertian dari sistem suspensi dan funsi secara umum tentang sistem suspensi. yang kami sampaikan adalah tentang bahan ajar yang sering digunakan guru dalam mengajar. berikut penjelasan dari bahan ajar itu sendiri, funsi bahan ajar, dan beberapa faktor-faktor penting dari bahan ajar. jangan lupa di skrol sampai bawah anda akan mendapatkan bahan ajar dari sistem suspensi untuk pembelajaran Pemeliharaan chasis sepeda motor di kelas sebelas jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. selamat membaca.
Semua peran dan kegunaan dari sistem suspensi tadi, pada akhirnya dapat diambil kesimpulan bahwa dengan bekerjanya sistem suspensi tadi, pada pada dasarnya adalah agar diperoleh kenyamanan dalam berkendara sepeda motor. Dengan demikian, gangguan yang terjadi pada sistem suspensi akan berpengaruh langsung  pada kenyamanan berkendara.
Bahan ajar yang baik dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip instruksional. Seorang Guru dapat menulis sendiri bahan ajar yang ingin digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Akan tetapi guru juga dapat memanfaatkan buku teks atau bahan dan informasi lainnya yang sudah ada di pasaran untuk dikemas kembali atau ditata sedemikian rupa sehingga dapat menjadi bahan ajar. Bahan ajar biasanya dilengkapi dengan pedoman untuk siswa dan guru. Pedoman berguna untuk mempermudah siswa dan guru mempergunakan bahan ajar.
Karaktristik bahan ajar Sesuai dengan penulisan modul yang dikeluarkan oleh Direktorat Guruan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2003, bahan ajar memiliki beberapa karakteristik, yaitu self instructional, self contained, stand alone, adaptive, dan user friendly.
Self instructional yaitu bahan ajar dapat membuat siswa mampu membelajarkan diri sendiri dengan bahan ajar yang dikembangkan. Untuk memenuhi karakter self instructional, maka di dalam bahan ajar harus terdapat tujuan yang dirumuskan dengan jelas, baik tujuan akhir maupun tujuan antara. Selain itu, dengan bahan ajar akan memudahkan siswa belajar secara tuntas dengan memberikan materi pembelajaran yang dikemas ke dalam unit-unit atau kegiatan yang lebih spesifik.
Self contained yaitu seluruh materi pelajaran dari satu unit kompetensi atau subkompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu bahan ajar secara utuh. Jadi sebuah bahan ajar haruslah memuat seluruh bagian-bagiannya dalam satu buku secara utuh untuk memudahkan pembaca mempelajari bahan ajar tersebut.
Stand alone (berdiri sendiri) yaitu bahan ajar yang dikembangkan tidak tergantung pada bahan ajar lain atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan bahan ajar lain. Artinya sebuah bahan ajar dapat digunakan sendiri tanpa bergantung dengan bahan ajar lain.
Adaptive yaitu bahan ajar hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi. Bahan ajar harus memuat materi-materi yang sekiranya dapat menambah pengetahuan pembaca terkait perkembangan zaman atau lebih khususnya perkembangan ilmu dan teknologi.
User friendly yaitu setiap intruksi dan paparan informasi yang tampil bersifat membantu dan bersahabat dengan pemakainya, termasuk kemudahan pemakai dalam merespon dan mengakses sesuai dengan keinginan. Jadi bahan ajar selayaknya hadir untuk memudahkan pembaca untuk mendapat informasi dengan sejelas-jelasnya.
Salah satu cara untuk membuat pembelajaran menjadi menyenangkan adalah dengan menggunakan bahan ajar yang menyenangkan pula, yaitu bahan ajar yang dapat membuat peserta didik merasa tertarik dan senang mempelajari bahan ajar tersebut. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian bahan Ajar, Bentuk Bahan Ajar, Cara Kerja Bahan Ajar dan Sifat Bahan Ajar

kriteria penyusunan bahan ajar Bahan pembelajaran berada dalam ruang lingkup isi kurikulum. Oleh karena itu, pemilihan bahan pembelajarn hendaklah sejalan dengan ukuran-ukuran atau kriteria yang digunakan untuk memilih isi kurikulum mata pelajaran yang bersangkutan. Kriteria pemilihan bahan pembelajaran akan dikembangkan dalam system instuksional dan yang mendasari penentuan strategi belajar dan pembelajaran. Pemilihan bahan pembelajaran tersebut hendaknya memenuhi kriteria-kriteria berikut ini.
a. Sesuai dengan tujuan pembelajaran
Bahan pembelajaran yang terpilih dimaksudkan untuk mencapai tujuan instruksional khusus atau tujuan-tujuan tingkah laku. Karena itu, materi tersebut hendaknya sejalan dengan tujuan-tujuan yang telah dirumuskan.
b. Menjabarkan tujuan pembelajaran
Perincian bahan pembelajaran berdasarkan pada tuntutan dimana setiap tujuan pembelajaran telah dirumuskan secara spesifik, dapat diamati dan terukur. Ini berarti terdapat keterkaitan yang erat antara spesifikasi tujuan dan spesifikasi bahan pembelajaran.
c. Relevan dengan kebutuhan peserta didik
Kebutuhan peserta didik yang pokok adalah berkembang berdasarkan potensi yang dimilikinya. Oleh sebab itu bahan pembelajaran yang akan disajikan hendaknya sesuai dengan usaha untuk mengembangkan pribadi siswa secara bulat dan utuh terkait dengan pengetahuan, keterampilan, serta nilai dan sikap.
sifat bahan ajar

manfaat bahan ajar bagi seorang Guru sebagai pelaksana pendidikan atau proses belajar dan pembelajaran dituntut untuk mampu membuat bahan pembelajaran yang berkualitas. Bahan pembelajaran berkualitas dimaksud adalah bahan pembelajaran dapat menjawab permasalahan serta memenuhi kebutuhan siswa untuk mencapai tujuan belajarnya. Oleh karena itu, bahan pembelajaran hendaknya dapat memberikan pengetahuan, keterampilan, serta nilai dan sikap yang harus dipelajari siswa untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.
Mempersiapkan dan membuat bahan pembelajaran tentu saja bukanlah pekerjaan yang mudah. Bahan pembelajaran tersebut merupakan ramuan yang menentukan kompetensi yang akan dicapai dan dimiliki peserta didik di akhir kegiatan atau setelah berlangsungnya proses belajar dan pembelajaran.
 Berikut contoh bahan ajar dan komponen-komponen penyusunya: 

BAHAN AJAR
SISTEM SUSPENSI

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan  mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 
2. Menghayati dan  mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong-royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam  menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan  prosedural, berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam  ranah  konkret dan  ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan  mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan  langsung.
B. Kompetensi Dasar
1. KD pada KI pengetahuan
3.6Memahami prinsip kerja suspensi
2. KD pada KI Keterampilan
4.6 Merawat berkala suspensi
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.Mengidentifikasi fungsi sistem suspensi pada sepeda motor.
2. Mengungkapkan prinsip kerja sistem suspensi pada sepeda motor.
3.Mengidentifikasi konstruksi sistem suspensi pada sepeda motor.


D. Diskripsi
Materi suspensi yang terdiri dari pembelajaran 1 dan 2 ini menjelaskan tentang jenis-jenis suspensi baik suspensi depan maupun suspensi belakang sepedamotor, disamping itu juga tercakup bagaimana cara pemeriksaaan dan perbaikan gangguan yang terjadi pada system suspensi.

E. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu
1. Menjelaskan jenis-jenis suspensi
2. Menjelaskan cara kerja system suspensi
3. Memeriksa komponen system suspensi
4. Memperbaiki gangguan yang terjadi pada system suspensi 

F. Materi 
1. Sistem Suspensi
Suspensi adalah bagian dari sepedamotor yang menghubungkan roda terhadap rangkanya.Kontruksinya dibuat sedemikian rupa sehingga kendaraan dapat untuk berjalan dengan nyaman dan aman. Sehingga sebuah suspensi harus mampu :
Menyerap goncangan akibat kondisi jalan
Meneruskan gaya pengereman dan pengemudian.
Mengantar gerakan roda
Memungkinkan roda tetap menapak pada jalan
Sistem suspensi depan sepeda motor merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan system kemudi, karena kontruksi suspensi depan terangkai menjadi satu kesatuan dengan kemudi.
Kelengkapan kemudi berfungsi sebagai pengarah jalan kendaraan.Selain penampilan pendeknya stang kemudi merupakan unsure lain yang harus diperhitungkan. Batang kemudi yang panjang akan ringan digerakkan, namun kendaraan menjadi kurang lincah. Sebaliknya batang kemudi yang pendek membuat gerakan kendaraan menjadi lincah, namun berat untuk dikendalikan
Gambar 2. Suspensi yang terkoneksi dengan steering
Terkoneksinya garpu suspensi dengan sasis kendaraan melalui steering sangat mempengaruhi kestabilan pengendalian dari system kemudi sepedamotor, oleh karena itu harus diperhitungkan secara tepat besarnya sudut kemiringan menyesuaikan dengan kebutuhan dimana kendaraan tersebut akan digunakan. Kemiringan tersebut dikenal dengan istilah sudut caster (lihat gambar diatas). Dengan sudut caster yang kecil berarti pengendalian sepeda motor terasa baik untuk jalan yang lurus dengan kecepatan tinggi. Tetapi pada kecepatan rendah, pengendalian terasa berat dan kurang enak untuk tikung-menikung.
pada umumnya suspensi depan sepedamotor juga sekaligus sebagai garpu penahan roda depan ini terbagi menjadi dua jenis yaitu

a.      bottom link

Jenis ini mempunyai konstruksi lengan ayun yang terpasang pada poros roda depan yang terbagi menjadi dua jenis yaitu
1)   Leading link
Jenis suspensi depan yang dirancang memiliki pivot link (lengan ayun) menghadap kea rah depan shock absorbe ditahan oleh leading edge pada garpu.Suspensi ini banyak digunakan pada sepeda motor jenis bebek
Gambar 3. Konstruksi suspensi leading link

2)   Trailing Link
Jenis suspensi  yang dirancang memiliki posisi poros (axle) yang didukung oleh links dan shock absorber.Leading link memiliki lengan ayun yang menghadap kea rah belakang.Suspensi ini banyak digunakan pada sepeda motor jenis scooter / vespa.
Gambar 4. Konstruksi suspensi trailing link

b.   Telescopic

Sistem suspensi depan jenis telescopic paling banyak digunakan pada sepeda motor jenis sport, bebek, dan scooter. Suspensi jenis ini bekerja berdasarkan pergerakan turun naik pipa garpu yang mendapat bantuan tekanan pegas dan sebagai fungsi damping (peredam).

Suspensi belakang jenis awing arm memberikan kenyamanan dalam pengendaraan serta membantu daya tarik dan kemampuan mengontrol gerakan roda yang baik.
Suspensi belakang dengan sistem dasar swing arm ini dirancang untuk beberapa jenis, tergantung dari kebutuhan sistem redamnya serta disain dariswing armnya.yaitu

a.      Double Suspensi (Shock)

Type ini menggunakan dua buah lengan ayun digantung pada frame dan ujung lain dari lengan tersebut menopang roda belakang. Dan suspensi unit diletakkan antara ujung belakang dari lengan dan frame. Untuk sepeda motor umumnya menggunakan lengan dari plat baja. Untuk motor sport menggunakan pipa baja

Sumber :carbibles.com
Gambar 5. Suspensi belakang jenis double
Jenis ini mempunyai dua peredam kejut yang mendukung bagian belakang frame body dan swing arm.
Suspensi ini umum dugunakan, karena sangat sederhana proses pemasangan jumlah komponen yang lebih sedikit, serta mempunyai sistem dasar yang ekonomis.

b.      Mono Shock

Jenis suspensi ini mempunyai satu peredam kejut yang mendukung bagian belakang frame body dan bagian swing arm.
Suspensi ini mempunyai kontruksi yang rumit, tetapi  lebih stabil disbanding jenis double suspensi.
Banyak digunakan pada sepeda motor modern dan untuk keperluan sport.











Sumber : carbibles.com
Gambar 6. Suspensi belakang jenis mono
Pada jenis sepedamotor yang menggunakan mono shock, ada juga yang disebut type unit swing arm dimana Mesin sepedamotornya sendiri berfungsi sebagai lengan ayun. Tipe sistim suspensi ini digunakan untuk sepeda motor scooter dan sebagian moped
Gambar 7. Type mono shock jenis unit swing

Demikian untuk dijadikan acuan atau tambahan ilmu bagi pembaca. jangan lupa komentar anda sebagai bahan bagi kami dalam melengkapi jurnal. jangan lupa kunjungi kami di clubsotomoif@blogspot.com
Terima Kasih... salam satu OTOMOTIF

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL PILIHAN GANDA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN MESIN SEPEDA MOTOR UNTUK UJIAN AKHIR SEKOLAH

Selamat siang semua, apa kabar? Terima kasih untuk kunjungannya selalu, kali ini kami akan menampilkan beberapa soal yang digunakan untuk kegiatan ujian akhir sekolah yang telah berlalu.  Soal pilihan ganda ini digunakan untuk ujian akhir sekolah. soal pilihan ganda ini juga dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang lain seperti ulangan harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester. Soal pilihan ganda ini untuk beberapa kompetensi mata pelajaran pada mata pelajaran pemeliharaan mesin sepeda motor dengan beberapa kompetensi yang diajarkan untuk semester ganjil pada kelas XI dan kelas XII. silakan dicopy dan dibagikan keteman-temannya. yuk,,, mari di simak  SOAL UAS GANJIL 2019 Mapel   : PMSM Kelas     : XI TBSM SOAL PILIHAN GANDA 1.    Komponen system pelumas yang berfungsi untuk menghisap dan menekan minyak pelumas ke bagian-bagian mesin yang memerlukan pelumasan adalah … A.      Saluran ...

CONTOH RPP SMK KURIKULUM 2013 TERBARU JURUSAN TBSM

1. HAKIKAT RPP Menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar. Selanjutnya menurut Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 lampiran IV tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran, tahapan pertama dalam pembelajaran menurut standar proses adalah perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan peyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu mengacu pada silabus. Sementara itu menurut Panduan Teknis Penyusunan RPP di Sekolah Dasar, RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemua atau lebih. RPP dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada s...

sepeda motor anak listrik - Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik

This Image was ranked 418 by Bing.com for KEYWORD sepeda motor anak listrik, You will find this result at BING. Wallpaper Details FOR Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik's IMAGE TITLE: Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik IMAGE URL: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkCILZHXTyVz-uCbZoGgZccBo8EipG61AJTeWvhJo9UCgPorfhSWASOjx1-NF9gseXEuyoVQa2NbiOuNaJ8lIUiYad5kTzeP1iwijs4adMiowP7UQ9Q2W-JHYtdnsR_eCbi1QO-M4oD6A/s1600/sepeda+listrik+yamaha.jpg THUMBNAIL: https://tse2.mm.bing.net/th?id=OIP.UT5E2G0LjDWyh4JE66Vp4gHaEa IMAGE SIZE: 18.6KB IMAGE WIDTH: 300 IMAGE HEIGHT: 179 SOURCE DOMAIN: harga-sepedalistrik.blogspot.com SOURCE URL: http://harga-sepedalistrik.blogspot.com/ THUMBNAIL WIDTH: 474 THUMBNAIL HEIGHT: 282 HIGH QUALITY false Signature Image 1: qw3_4HDVxwNK Signature Image 2: sgoOSFSQOEJX These are 15 Images about Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik Jual Sepeda Listrik dan Daftar Harga Sepeda Listrik Download Jual ...