Penyetelan Celah Katup, Motor Sebaris 4/6 Silinder
Siapa belum tahu cerita dari anak yang tidak pernah membersihkan gigi-giginya? Akibatnya jelas : Gigi-gigi anak itu menjadi rusak dan harus diperbaiki oleh dokter gigi, atas ongkos yang jauh lebih tinggi dari ongkosnya sikat dan pasta gigi.
Sama saja pada kendaraan. Pada setiap mobil ada bagian-bagian yang perlu dirawat untuk mencegah keausan abnormal atau kerusakan. Perawatan pencegahan yang dilaksanakan secara periodis disebut SERVIS.
Keuntungan merawat kendaraan dengan cermat, kita dapat mengambil beberapa keuntungan :
a). Biaya operasi yang hemat
Semakin lengkap dan teliti servisnya, semakin panjang umur mobil dan akhirnya semakin rendah biaya operasi kendaraan tersebut.
b). Keamanan/Keselamatan yang tinggi
Semakin teliti pemeriksaan kendaraan, semakin pasti kita menjamin keamanan dan keselamatan untuk operasinya. Oleh karena itu, banyak pekerjaan kontrol dan diagnose termasuk pada servis kendaraan. Kelalaian pada pengontrolan tersebut menaikkan jumlah gangguan dan kerusakan yang tidak dapat diperkirakan. Perlu ditekankan, bahwa kekurangan pada pengontrolan dapat mengakibatkan kecelakaan yang serius!
c). Prestasi dan kenikmatan yang tetap
Hanya kendaraan yang dirawat dengan baik dapat menahan prestasi dan kenikmatannya sampai tercapai umur tinggi.
d). Jangka waktu servis kendaraan
Perhatikan spesifikasi pabrik pembuat!. Secara umum, mobil akan diservis menurut keterangan dibawah ini :
Persyaratan operasi yang normal:
Servis kecil : setiap 5.000 - 10.000 km
Servis besar : setiap 10.000 - 20.000 km
atau minimal sekali per-tahun
Melihat pentingnya perawatan pada kendaraan anda atau mobil anda yang memiliki 4 silinder atau 6 silinder dapat mengikuti beberapa langkah berikut dalam melakukan penyetelan katup. Penyetelan katup merupakan komponen penting pada mesin, sebab ketika kondisi mesin terutama katup masuk dan katup buang longgar akan terdengar suara berisik pada mesin. Tentu ini bukan satu penyebab mesin berisik, tetapi dari pengetahuan tentang bagaimana menyetel katup tentu penting untuk mengikuti ulasan kami. Berikut beberapa langkah yang penting sebagai persiapan untuk melakukan penyetelan katup. Silakan disantap....
A. Tujuan :
1. Menentukan katup isap/buang
2. Menentukan katup-katup yang dapat distel
3. Menyetel celah katup menurut spesifikasi
B. ALAT dan BAHAN :
1. Kotak alat
2. Kunci sok 3/8”
3. Motor/ mesin hidup
4. paking tutup kepala silinder
5. Lap
C. Langkah kerja:
1. Cari besar celah katup di dalam buku data. Besarnya celah katup pada mesin panas/dingin biasanya tidak sama
2. Keluarkan tutup kepala silinder.
3. Putar motor searah dengan putarannya sampai tanda TMA. Tanda TMA terletak pada puli motor (gambar) atau pada roda gaya.
4. Tentukan apakah silinder pertama atau terakhir, yang berada pada posisi saat akhir langkah kompresi. Pada saat akhir langkah kompresi, kedua katup mempunyai celah.
5. Stel katup. Setengah jumlah katup dapat distel. Penyetelan pertama : silinder yang berada pada posisi saat terakhir kompresi kedua katup dapat distel. Pada silinder berikut, katup masuk dapat distel. Pada silinder berikutnya, katup buang dapat distel dan pada silinder yang berikutnya lagi, katup masuk dapat distel dan seterusnya. Katup-katup pada silinder terakhir tidak dapat distel. Lihat gambar berikut :
Contoh :
Motor 4 silinder, silinder pertama pada saat akhir langkah kompresi.
M : Katup masuk
B : Katup buang
X : Katup yang dapat distel
Motor 6 silinder, silinder keenam pada saat akhir langkah kompresi.
D. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyetelan katup :
1. Fuler harus dapat didorong
2. Fuler yang berombak harus diganti baru.
3. Jangan mengencangkan mur-mur terlalu keras. Gunakan kunci ring rata dan obeng yang cocok.
4. Putar motor satuputaran lagi sampai tanda TMA
5. Stel celah katup-katup yang lain (setengah jumlah katup)
6. Pasang tutup kepala silinder, lihat 60 45 10 20
7. Hidupkan motor dan kontrol dudukan/kebocoran paking tutup kepala silinder serta sambungan-sambungan ventilasi karter.
E. Petunjuk
Mesin dengan celah katup yang terlalu longgar akan berisik. Apabila celah katup terlalu rapat, mesin akan hidup goyang pada saat putaran idle, dan kemungkinan daun katup akan terbakar. Dengan celah katup yang rapat, daya mesin tidak akan lebih besar!
Celah terlalu besar
Celah terlalu kecil
Pada motor Peugeut, Citroen dan beberapa jenis mesin Renault, penyetelan celah katup tidak dapat dilakukan seperti yang telah diterangkan sebelumnya.
F. Informasi Tambahan : Penyetelan Katup
Penyetelan Celah Katup Pada Mobil Buatan Perancis (Peugeot, Renault, Citroen)
Langkah kerja :
1. Putar motor sehingga katup buang sebuah silinder (dalam kolom I) pada posisi terbuka penuh. Posisi katup terbuka penuh dapat dilihat dari penekanan maksimum tuas katup pada katup.
2. Stel celah katup menurut tabel di atas. Kolom I menyatakan katup buang yang terbuka penuh, kolom II menyatakan katup masuk yang dapat distel, kolom III menyatakan katup buang yang dapat distel.
3. Perhatikan : Penyetelan dengan cara biasa mengakibatkan celah katup yang terlalu besar.
Perhatikan tempat pengukur celah katup pada konstruksi di bawah!
4. Pengukuran celah pada penggerak katup yang menggunakan tuas ayun harus antara tuas dengan kam, bukan antara ujung tuas dengan ujung batang katup.
Penyetelan katup dengan plat penyetel:
Pada sistem ini, penyetelan dilaksanakan melalui plat penyetel dengan bermacam- macam ketebalan. Untuk menyetel celah katup, diperlukan satu set plat penyetel, mikrometer dan alat khusus untuk menekan mangkok penumbuk katup.
Cara menyetel :
Untuk mencegah bercampurnya pelat penyetel, stel katup satu persatu, seperti berikut :
1. Ukurlah besar celah katup yang ada dan catat.
2. Catatlah kesalahan celah/perbedaan ukuran celah dari besar celah yang ditentukan.
3. Tekan mangkok penumbuk dengan alat khusus.
5. Ukurlah tebal plat dengan mikrometer, kemudian masukkan ke kotak set yang sesuai dengan ketebalannya.
6. Cari plat penyetel yang tebalnya sesuai untuk menghasilkan celah katup yang benar.
7. Kontrol ketebalan plat baru dengan mikrometer.
8. Pasang plat penyetel yang baru pada mangkok.
9. Kontrol celah katup kembali.
Penting untuk diperhatikan tentang keselamatan jangan sampai dilupa
*Keselamatan Kerja
a. Pekerjaan di bawah mobil
b. Dalam bengkel, kebanyakan kecelakaan yang serius terjadi karena mobil yang terangkat tidak diamankan secara teratur. Jagalah hidup saudara! Sebelum mulai bekerja di bawah mobil, kontrol kedudukannya pada tripod stand/lift dengan cara menggoyang-goyang.
c. Dilarang bekerja di bawah mobil yang terangkat dengan dongkrak saja! Gunakan penyangga.
d. Hati-hati dalam bekerja, gunakan alat pelindung diri
e. Gunakan peralatan sesuai dengan fungsi alat tersebut.
TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT... KAMI TUNGGU PENDAPATNYA DI KOLOM KOMENTAR












Komentar
Posting Komentar
Bagaimana pendapat saudara tentang blog ini. terima kasih atas koment dan kunjungannya.